Halllo pembaca, pembanding, pengeksplor pengetahuan dan pecinta batu mulia…
selamat datang kembali diblog saya ini. terimakasih banyak atas kunjungan kalian selama ini..
My Blog
Wednesday, 25 February 2015
Sunday, 15 February 2015
Cukup Tahu ; cara pilih ikat/emban batu mulia
Tipe Memilih Ikat/Emban Batu Mulia
Hallo para pecinta batu mulia dan pembaca setia artikel blog saya, lama nih saya enggak posting artikel lagi...
Saya disini mau membahas sekalian sharing sama kalian tentang ikat/emban cincin loh... tapi jangan ditelan mentah-mentah...
Hallo para pecinta batu mulia dan pembaca setia artikel blog saya, lama nih saya enggak posting artikel lagi...
Saya disini mau membahas sekalian sharing sama kalian tentang ikat/emban cincin loh... tapi jangan ditelan mentah-mentah...
Saturday, 31 January 2015
Memunculkan Bias Cat Eye Pada Raflesia Chalcedony
Para pembaca dan Pecinta batu mulia,
disini saya akan sekedar share tentang;
Cara Memunculkan Sinar “cat eye” pada Batu Raflesia Chalcedony..
kayak gini (maaf, untuk gambar saya comot di google);
Nah, sekarang sudah paham kan, caranya membuat tampilan Cat Eye..
Semoga bermanfaat..
Makasih sudah mampir ^_^
disini saya akan sekedar share tentang;
Cara Memunculkan Sinar “cat eye” pada Batu Raflesia Chalcedony..
kayak gini (maaf, untuk gambar saya comot di google);
- Pastikan si Batu tersebut memungkinkan untuk dapat menyerap dan memantulkan cahaya. atau istilah lainnya bisa dikatakan mempunyai warna yang bening dan transparan.
- cari bahan yang terbuat dari besi, mungkin bisa dengan plat besi, lalu potong lempengan tersebut. digunakan untuk sebagai alas bawah sibatu tersebut. direkomendasikan untuk menggunakan warna platnya, kalau tidak silver bisa juga dengan warna emas.
- ada baiknya, sebelum batu meluncur ketahap berikutnya yaitu pemotongan/pemolesan, alangkah baiknya batu tersebut permukaannya disenter dan dilihat dengan lup untuk memastikan serat dari batu tersebut.
- untuk memunculkan cat eye ini, kita hanya bisa menggunakan tipe ikatan yang berbentuk mangkuk. agar, pantulan cahaya dari luar yang menembus batu akan dipantulkan kembali searah dengan serat-serat batu tersebut.
Nah, sekarang sudah paham kan, caranya membuat tampilan Cat Eye..
Semoga bermanfaat..
Makasih sudah mampir ^_^
Label:
Batu Alam,
Ilmu,
Informasi,
Pengetahuan,
Tips
Si Raflesia Chalcedony, Kemilau Indah Dari Bengkulu
Hallo Para pengunjung dan pembaca setia artikel blog dan pecinta batu mulia yang hormati, sebelum saya masuk ke topik pembahasan, Saya ingin berbasa-basi dahulu.
Terima kasih atas kunjungan kalian pada blog saya ini dan juga terimakasih atas jejak-jejak yang kalian tinggalkan pada kotak komentar pada blog saya ini.
semoga, artikel yang saya tuliskan disini, dapat menambah wawasan bagi kita semua juga menambah wawasan saya juga.
Friday, 14 November 2014
Cukup Tahu : wow, Solar Idocrase dari Aceh
Selamat datang pembaca & penggemar batu mulia yang ada di Indonesia bahkan dunia...
Aceh yang mempunyai pesonanya sendiri..
dan, ini ulasannya..
Di ujung barat wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia ada satu propinsi yang sangat terkenal dengan nunansa religi, dan keindahan alamnya. disamping tanahnya yang sangat subur menjadikan pertanian dan perkebunan disana benar - benar memberi nilai plus bagi masyarakatnya. Di sanalah Nanggro Aceh Darussalam Bumi Serambi Mekah. dan disana juga memiliki potensi kekayaan alam yang luar biasa khususnya batu alam yang sangat fenomenal, bagaimana tidak, diawal tahun 2014 yang lalu tepatnya akhir bulan januari, satu varian jenis batu telah diperkenalkan ke publik dengan nama Lumut Aceh dan belum hilang kekaguman akan keindahan batu lumut aceh, dibulan Agustus dihebohkan kembali oleh batu Aceh dengan satu varian terbaru berjenis batu IDOCRASE dengan nama "SOLAR ACEH".
penamaan solar aceh ini sendiri diambil dari variannya yang memiliki warna yang menyerupai minyak solar, karna warna menarik inilah dan sepadan dengan warna solar, maka akhirnya oleh para seniman batu di Tanah Rencong menamainya "SOLAR ACEH".
Batu tersebut pertamakalinya ditemukan di Aliran Sungai desa Ketambang dan desa Pecat kecamatan Pantai Cermin.
Untuk teksturnya sendiri, batu jenis Idocrase ini cukup keras, yaitu rata-rata 7 mohs, sehingga dalam pengerjaan batu jenis 'solar aceh' ini harus sangat berhati - hati serta perlu ketrampilan khusus untuk bisa membaca arah serat pada batu tersebut. apabila tidak hati - hati kemungkinan retak bahkan pecah itu bisa menjadi resiko tersendiri.
dan kebanyakan, para pemilik batu tersebut membuat dalam bentuk cabochon atau setengah lingkaran, pola ini dipakai agar bentuk batu pada cincin nantinua akan kelihatan kekar tapi punya keagungan.
untuk penamaanya sendiri, batu 'solar aceh' di kategorikan menjadi tiga nama :
wah memang ya Indonesia itu kaya raya..
Amazing INDONESIA..
makasih udah meluangkan waktunya,,,,,,
lanjutkan untuk membaca tentang solar aceh ini yuk >> klik disini
Aceh yang mempunyai pesonanya sendiri..
dan, ini ulasannya..
Di ujung barat wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia ada satu propinsi yang sangat terkenal dengan nunansa religi, dan keindahan alamnya. disamping tanahnya yang sangat subur menjadikan pertanian dan perkebunan disana benar - benar memberi nilai plus bagi masyarakatnya. Di sanalah Nanggro Aceh Darussalam Bumi Serambi Mekah. dan disana juga memiliki potensi kekayaan alam yang luar biasa khususnya batu alam yang sangat fenomenal, bagaimana tidak, diawal tahun 2014 yang lalu tepatnya akhir bulan januari, satu varian jenis batu telah diperkenalkan ke publik dengan nama Lumut Aceh dan belum hilang kekaguman akan keindahan batu lumut aceh, dibulan Agustus dihebohkan kembali oleh batu Aceh dengan satu varian terbaru berjenis batu IDOCRASE dengan nama "SOLAR ACEH".
penamaan solar aceh ini sendiri diambil dari variannya yang memiliki warna yang menyerupai minyak solar, karna warna menarik inilah dan sepadan dengan warna solar, maka akhirnya oleh para seniman batu di Tanah Rencong menamainya "SOLAR ACEH".
Batu tersebut pertamakalinya ditemukan di Aliran Sungai desa Ketambang dan desa Pecat kecamatan Pantai Cermin.
Untuk teksturnya sendiri, batu jenis Idocrase ini cukup keras, yaitu rata-rata 7 mohs, sehingga dalam pengerjaan batu jenis 'solar aceh' ini harus sangat berhati - hati serta perlu ketrampilan khusus untuk bisa membaca arah serat pada batu tersebut. apabila tidak hati - hati kemungkinan retak bahkan pecah itu bisa menjadi resiko tersendiri.
dan kebanyakan, para pemilik batu tersebut membuat dalam bentuk cabochon atau setengah lingkaran, pola ini dipakai agar bentuk batu pada cincin nantinua akan kelihatan kekar tapi punya keagungan.
untuk penamaanya sendiri, batu 'solar aceh' di kategorikan menjadi tiga nama :
- SOLAR ; jenis ini akan menampilkan warna coklat persis seperti warna minyak solar yang biasa di gunakan pada bahan bakar mesin diesel.
- BIO SOLAR ; jenis ini memiliki ciri-ciri warna coklat kehijauan dengan fenomena luster/klep air berwarna kekuningan dimana jenis ini yang memiliki harga tinggi tergantung kualitas dan ukurannya.
- CINCAU ; jenis ini akan menonjolkan warna hijau kekuningan, sehingga secara visual terlihat warna cerah, tapi ada juga yang dominan lebih tua untuk 'cincau'.
wah memang ya Indonesia itu kaya raya..
Amazing INDONESIA..
makasih udah meluangkan waktunya,,,,,,
lanjutkan untuk membaca tentang solar aceh ini yuk >> klik disini
Subscribe to:
Posts (Atom)