My Blog
Saturday, 4 October 2014
Berlian Dan Bumi Sama Tuanya
Pasti para pembaca belum banyak yang mengetahui tentang usia berlian.
ternyata, usut punya usut. usia Berlian itu sama tuanya dengan usia Bumi. Makanya Berlian itu mahal dan sangat memukau.
Berikut ini ulasannya :
Para Ilmuwan telah menemukan berlian yang berusial lebih dari 4 miliyar tahun dan terjebak di dalam kristal zirkon di wilayah Jack Hills di Australia Barat. Hampir setua bumi itu sendiri dan dianggap sebagai berlian terestrial tertua yang pernah ditemukan, sehingga permata bisa dijadikan observasi mengenai evolusi planet kita. wow, sungguh menakjubkan..
Panas atau Tidak ?
Dahulu, sekitar 4,5 Miliar tahun yang lalu, Bumi dibentuk dari awan debu di sekitar proto Matahari. pada awal pembentukannya bumi sering kali terkontaminasi oleh suhu planet-planet disekitarnya, dan permukaan bumi cenderung melonjak diatas 10.830 derajat Fahrenheit (6300 derajat Celsius). Dan ketika suhu bumi mulai mendingin, lava cari berbentuk gel menyusup diantara bebatuan. dan batu apa saja yang terbentuk masihlah menjadi perbedatan yang sengit dikalangan ilmuwan batuan, karena keterbatasan data yang dimiliki.
Salah satu perdebatan tersebut berfokus pada apakah awal bumi ditutupi oleh lautan lava panas atau jika permukaan planet telah mendingin, hal itu cukup bagi batuan-batuan untuk membentuk berbagai formasi?
Kristal Zirkon bisa memberikan jawabannya. kristal ini sulit dan relatif tahan terhadap proses pencairan. Akibatnya, kristal ini bisa mempertahankan sifat kimia dan dapat memberikan petunjuk penting tentang peristiwa masa lalu yang terjadi di kerak bumi dan magma.
Penelitian terbaru, Zirkon memberi petunjuk bahwa bumi mungkin telah berproses mendingin jauh lebih cepat daripada yang diperkirakan sebelumnya, dengan kerak benua dan lautan yang terbentuk 4,4 miliyar tahun yang lalu.
Material Berlian menunjukkan suatu petunjuk yang mendukung temuan tersebut, kata anggota tim studi Thorsten Geisler dari Institut Mineralogi di Universitas Munster di Jerman
"Kami cukup yakin bumi telah mengalami proses pendinginan lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya. karena jika tidak, kita tidak bisa menembukan berlian". kata Geisler LiveScience. itu dikarenakan untuk membentuk berlian, tekanan luar biasa besar sangatlah diperlukan.
Artikel Majalah Ditulis oleh : Jeanna Bryner
Sumber : Majalah Bursa Permata
MAHA BESAR Sang Pencipta Jagat Raya ini.
Batu Mewah Si Cyclope Dari Papua
Banyak Orang yang salah tanggap / gagal paham tentang batu yang satu ini. mungkin awan mengatakan ini dengan nada seperti ini "ah, cuma begituan aja harga selangit". Begitulah tanggapan para awam yang gagal paham tentang perbatuan. Perlu diketahui, batu yang mengkristal itu mengalami proses yang lama sekali.
Bahkan mineral yang dikatakan sebuah BERLIAN itu usianya sama tuanya dengan umur BUMI !!
Memang sungguh mengagumkan ALAM SEMESTA ini beserta isinya. dan MAHA BESAR sang penciptanya.
Baiklah, tak usah basa-basi lagi, saya akan memulai dengan Batu Cyclope :
Berikut ini penampakannya comot dari Google :
Nah, begitulah bentuk dari si Cyclope ini, indah sekali kan? ini tampak seperti Obsidian. tapi, perlu kalian tahu juga secara singkat. obsidian itu tergolong batu. akan tetapi bisa dikatakan sebagai kaca alam. karena si obsidian itu terbentuk dari aktifitas vulkanik yang lalu membeku. sungguh MAHA KARYA yang AGUNG.
Nah, Si Batu Cyclops Batu warna warni ini ternyata usut punya usut berasal dari pegunungan Cyclops kab sentani jayapura sangat bagus digunakan sebagai mata cincin.dan pelengkap aksesoris lainnya. bentuknya unik dan warnanya bermacam macam .bisa juga digunakan sebagai koleksi .
Ya, Begitulah.. Indonesia ini memang kaya raya. saya mencintainya segala dan apa-apa yang ada didalamnya. :)
>>> BACA JUGA OBSIDIAN
>>>BACA ASAL-USUL SI BATU AKIK
>>> BACA BLUE OPAL SUKABUMI
Bahkan mineral yang dikatakan sebuah BERLIAN itu usianya sama tuanya dengan umur BUMI !!
Memang sungguh mengagumkan ALAM SEMESTA ini beserta isinya. dan MAHA BESAR sang penciptanya.
Baiklah, tak usah basa-basi lagi, saya akan memulai dengan Batu Cyclope :
Berikut ini penampakannya comot dari Google :
Nah, begitulah bentuk dari si Cyclope ini, indah sekali kan? ini tampak seperti Obsidian. tapi, perlu kalian tahu juga secara singkat. obsidian itu tergolong batu. akan tetapi bisa dikatakan sebagai kaca alam. karena si obsidian itu terbentuk dari aktifitas vulkanik yang lalu membeku. sungguh MAHA KARYA yang AGUNG.
Nah, Si Batu Cyclops Batu warna warni ini ternyata usut punya usut berasal dari pegunungan Cyclops kab sentani jayapura sangat bagus digunakan sebagai mata cincin.dan pelengkap aksesoris lainnya. bentuknya unik dan warnanya bermacam macam .bisa juga digunakan sebagai koleksi .
Ya, Begitulah.. Indonesia ini memang kaya raya. saya mencintainya segala dan apa-apa yang ada didalamnya. :)
>>> BACA JUGA OBSIDIAN
>>>BACA ASAL-USUL SI BATU AKIK
>>> BACA BLUE OPAL SUKABUMI
Wednesday, 3 September 2014
Batu Zambrud atau Emerald
![]() |
| Bahan Zambrud. |
![]() |
| Bahan Zambrud. |
Menurut pendapat saya, batu zambrud ini memiliki kesan elegan bagi si pemakai. warna hijau yang dipancarkan terlihat sejuk.
Oh iya, berikut ini tentang tingkatan nilai dan kualitasnya :
- Batu Zambrud dengan nilai "Terendah".
Memiliki warna yang buram, istilah lainnya warna yang kotor atau gelap.
Mungkin menurut perkiraan saya dijual sekitar Rp. 700rb-an. - Batu Zambrud dengan nilai "Rendah".
Memiliki kejelasan pada batu (clarity).
lebih baik dibandingkan dengan kualitas "Terendah".
harga dari batunya saja, seukuran cincin normal mungkin bisa Rp. 1jt-an. - Batu Zambrud dengan nilai "Tertinggi".
Punya kejelasan warna yang sangat baik.
Warna intens bercahaya, tembus pandang (bisa terlihat serat2 didalamnya).
Ukuran besar.
Harga jika dijual sangatlah mahal, mungkin bisa puluhan juta.
Untuk macam zambrud sendiri ada beberapa. yaitu ; zambrud colombia, afrika, brazil dan india. dll
Sekian bahasan tentang batu zambrud yang saya ketahui. Call Me If I Wrong ( CMIIW ).
Terimakasih atas kunjungannya ^_^
Tuesday, 2 September 2014
Asal Batu Bacan
![]() |
| Bahan Bacan |
![]() |
| Penampakan Batu bacan. |
Di Indonesia ini, kaya sekali akan hasil alamnya. baik itu yang di laut ataupun di tanahnya. dan Indonesia memiliki kekayaan mineral yang sangat besar sekali. disamping itu, ada bebatuan yang sangat bagus dan bisa mencuri pandangan.
Batu-batu mulia tersebut bisa ditemukan di seluruh dunia. bahkan di indonesia sendiri batuan mulia sangat melimpah.
Beberapa batu yang terkenal itu ada zambrud/emeral, intan, beryl, kecubung, obsidian, bacan, klawing/panca warna. dan masih banyak lagi.
Nah, disini saya mau membahas tentang asal batu bacan.
Batu bacan di Indonesia pun membumbung tinggi harganya, disamping itu bacan ini disukai oleh kolektor dari cina dan hongkong.
Uniknya diBatu bacan ini, sering disebut-sebut dengan batu hidup. kenapa? karena konon bisa berubah warna seiring berjalannya waktu.
Ada beberapa jenis Batu Bacan yang beredar dipasaran :
- Batu Bacan Doko.
Nah, batu jenis doko ini berasal dari daerah/desa yang bernama DOKO.
disitulah batu bacan pertama ini ditemukan.
ciri-ciri khas dari batu ini memiliki warna hijau yang tua.
Harga Batu ini ketika sudah mengkristal sempurna, waow sangat fantastis. - Batu Bacan Palmea.
Sama halnya dengan bacan doko, bacan palmea juga berasal dari desa bernama palmea.
ciri khas dari batu ini berwarna hijau muda kebiruan.
untuk harga sendiri saya perkirakan, masih terlampau mahal bacan Doko.
- Konon pemilik batu akan makmur
- Disukai kawan dan lawan
- terlihat wibawa
Demikian bahasan tentang batu bacan,terimakasih atas partisipasi pembaca dan pengunjung blog saya ^_^
Karena Waktu [3]
Setelah kita makan bakso, kita pun
berjalan-jalan sebentar. Ngobrol kesana-kemari berbicara tentang apa saja. Lalu
dinda pun duduk dikursi yang berada di bawah pohon, dimana menyuguhkan
pemandangan orang-orang jogging, bersepeda dan bias cahaya orange matahari
senja yang cahayanya menembus pepohonan di tempat itu.
Dinda tampak memandang lurus
dengan tatapan kosong, entah apa yang dia pikirkan.
Akupun merasa aneh saja, lalu ku
beranikan untuk memecahkan lamunan dinda dengan sebuah tanya. “din, kamu kenapa
sih? Biasanya gak kayak gini ? ada masalah apa?”.
“hah? Masa sih tam?, aku enggak
apa-apa kok”. Sangkal dinda.
“hahaha, itu alesan kamu aja.
Kalau cewek ngeluarin kalimat ‘aku enggak apa-apa’ itu biasanya ada apa-apanya,
udah terus terang aja deh din daripada dipendem-pendem. Nanti bisa jadi bom
waktu didalam diri kamu sendiri”. Aku mencoba untuk membuat dinda berterus
terang.
“dihhh sok tau banget sih kamu tam
hahaha. Eh kok kamu malah kepo banget sih atau jangan-jangan ini cara kamu
ngungkapin kalo kamu suka sama aku ya lewat kekepoanmu ini ahahahahaha, cie”.
Balas dinda dengan candaan khasnya kalau aku menyukainya.
Aku pun tiba-tiba speechless
mendengar ucapan dinda yang membuatku berdebar disamping itu aku merasakan
kalau pipiku terasa terbakar.
“ah sudahlah din, jawabanmu
ngelantur deh itu”. Elakku
“ahahahaha”. Tawa dinda cekikian. Dan
aku pun ikut tertawa. Beberapa menit kemudian kami menghening. Mata kami sibuk
memandang objek yang berbeda. Aku memeperhatikan daun-daun yang berguguran
terbawa angin senja. Sedangkan dinda masih termenung sambil kedua tangannya
menyangga kepalanya.
Sejenak keheningan ini
mengingatkanku pada sebuah pemikiranku tentang ‘waktu’ yang telah dibuyarkan
oleh dinda tadi. Aku pun menatap jauh ke langit senja yang perlahan merubah
warnanya menjadi merah dan membawaku pada sebuah lamunan.
Subscribe to:
Posts (Atom)







